![]() |
| Vladimir Putin |
“Kaum fundamentalis Islam merupakan satu-satunya bahaya yang mengancam negara-negara maju. Mereka mengancam tatanan keamanan dan stabilitas politik dan mereka sangat berpengaruh.” Vladimir Putin dalam konferensi negara-negara persemakmuran.
Kita tahu, kaum yang di beri kelebihan dalam berfikir dan berpengetahuan adalah kaum Yahudi. Mereka mendominasi dalam bidang pengetahuan dan perkembangan teknologi, serta sebagian dari mereka menjabat sebagai pemimpin atau menduduki jabatan-jabatan kenegaraan. Bahkan sekarang kaum Yahudi telah menjadi penguasa dunia. Dengan begitu, penduduk dunia dapat mudah tunduk di bawah ketiak kaum Yahudi.
Kenapa bisa begitu?
Saya akan coba menjelaskan sedikit. Kita sering beranggapan bahwa populasi kaum Yahudi itu sedikit. Namun nyatanya, banyak organisasi-organisasi –yang rahasia maupun yang terbuka—yang ternyata dibentuk oleh kaum Yahudi dan khusus beranggotakan kaum Yahudi itu sendiri. Contoh Freemasonry, Illiminati, Club of Rome, Bohemian Grove, dan lain sebagainya. Organisasi-organisasi tersebut ternyata memiliki tujuan dan maksud yang sama, yaitu menjadikan dunia satu kesatuan dalam pemerintahan yang satu, bahasa yang satu, agama yang satu, mata uang yang satu. Misi ini sering di sebut juga ‘Novus Ordo Seclorum’ atau ‘Tatanan Dunia Baru’. Kalimat ini sering kita jumpai di uang satu dollar Amerika dan tak lupa dengan piramida yang di puncaknya terdapat si mata satu atau sering di sebut dengan ‘All Seeing Eye’. Saya tidak akan menjelaskan lebih jauh tentang hal itu.
Kita tahu apa misi mereka selama ini, yaitu menguasai dunia dengan cara depopulasi umat manusia. Kenapa? Karena dengan jumlah penduduk dunia yang relatif sedikit akan memudahkan mereka untuk mengontrol dunia. Dengan cara apa saja depopulasi umat manusia dapat di laksanakan? Pertama, dengan senjata biologis, yaitu dengan menciptakan suatu virus dan di sebarkan ke masyarakat. Dapat dengan cara menyuntikan virus tersebut pada hewan, mengorbankan seseorang untuk menyebarkan virus tersebut dengan cara menyuntikan virus baru kepada orang tersebut, atau chemtrail, yaitu menyebarkan virus dengan cara seperti menyemprotkan air dari udara untuk memadamkan kebakan hutan dengan helikopter.
Virus-virus tersebut telah terkenal di masyarakat dan telah menjadi mimpi buruk bagi masyarakat luas. Seperti Flu Burung –H5N1-- , Flu Babi –H1N1--, HIV/AIDS, dan lain sebagainya. Virus-virus tersebut sengaja diciptakan untuk menekan sekecil mungkin populasi umat manusia dan untuk melenyapkan suatu kaum.Kedua, dengan cara peperangan dan upaya genosida. Kita tahu penduduk Palestina sekarang sedang menghadapi tentara-tentara Israel dan para Zionis. Banyak penduduk Palestina –terutama anak-anak-- yang di bunuh secara sadis, padahal mereka tidak bersalah. Peperangan terjadi dimana-mana. Siapakah dalang di baliknya? Kaum Yahudi, sering juga disebut Zionis. Mereka sering kali menyalakan api pada setiap permasalahan sehingga mendorong terjadinya peperangan. Namun untuk hal itu Saya tidak akan menjelaskan lebih lanjut, kawan-kawan pembaca saja yang mencari tahu.
Ketiga, dengan cara menjalankan Program Dua Anak atau ‘Keluarga Berencana’ di Indonesia atau Program Satu Anak di China.
Setelah itu, kenapa ummat Islam menjadi musuh terbesar kaum Yahudi? Jawabannnya, kita tahu bahwa rencana kaum Yahudi adalah menekan sekecil mungkin populasi di dunia. Namun ternyata banyak populasi di negara-negara Eropa dan Amerika yang meningkat diakibatkan oleh banyaknya angka kelahiran dari keluarga muslim. Menurut data Muslim Population yang di catat oleh About.com pada tahun 2009, di Indonesia terdapat 203 juta penduduk beragama Islam, di Pakistan 174 juta jiwa, India 161 juta jiwa, Bangladesh 145 juta jiwa, Mesir 79 juta jiwa, Nigeria 78 juta jiwa, Turki 74 juta jiwa, Ethiopia 28 juta jiwa. Jumlah keseluruhannya adalah 942 juta jiwa, bila di tambahkan dengan jumlah populasi muslim di Brazil, Thailand, Kolombia, Meksiko dan Philipina maka hasilnya bisa mencapai satu miliar orang, ini sekitar 70% dari total penduduk muslim di seluruh dunia –Novel Novus Ordo Seclorum, Hal. 380—
Renungkanlah sebentar, sesungguhnya rencana mereka itu lebih merujuk kepada Konspirasi Agama, dimana sasaran depopulasi ummat manusia disini bukanlah ummat Kristiani.
Indonesia adalah negara yang memiliki populasi ummat Islam terbanyak di dunia selain negara-negara Islam. Namun Indonesia bukanlah sebuah negara Islam meskipun jumlah penduduknya kebanyakan adalah penganut Islam. Di Indonesia sendiri memiliki banyak anak-anak yang berwawasan luas dan memiliki prestasi yang luar biasa. Ini menjadikan bukti bahwa Islam segera bangkit dan akan menjadi musuh yang sangat menghawatirkan bagi kaum Yahudi. Selain Indonesia, ada pula negara-negara lain yang di dalamnya banyak terdapat anak-anak muslim yang berwawasan luas, berprestasi dan memiliki kemampuan yang luar biasa.
Sekarang, tinggal kita sebagai ummat Islam yang harusnya bersatu padu dan menunjukkan pada dunia bahwa kita bukanlah kaum yang lemah dan tidak berdaya. Dan percayalah bahwa hanya Allah SWT. yang dapat menyelamatkan kita. Jangan berhenti berdo’a, Kawan.
Referensi: Novel Novus Ordo Seclorum –Zaynur Ridwan--, Internet


2 komentar:
New World Order = Tatanan Dunia Baru
Kalo Orde baru = New Order (?)
Who knows? hahaha
Yang kita butuhkan sekarang adalah khalifah sebagai simbol pemersatu umat Islam diseluruh dunia. Islam belum bisa bangkit karena seluruh tubuhnya terpisah - pisah, filosofi tentang umat Islam sebagai satu tubuh rasanya agak luntur mengingat kita selalu khilaf kalau umat Islam adalah satu.
Ditambah orang - orang orientalis di Indonesia yang sering teriak - teriak "Indonesia bukan negara Islam"
Yaelah, gue juga tahu kok. Tapi apa mereka gak nyadar kalo makna Pancasila kebanyakan ngutip dari Al Qur`an.
betul bgt tuh!
tinggal kita nya aja yang lebih sadar diri. kita siapa, asalnya dari mana, dan kembali kemana.
:)
Posting Komentar