The Notes of Muslimah

Express Everyting You Want to Express

Percakapan Rasulullah SAW. dengan Iblis

Diriwayatkan dari Mu’adz bin Jabal ra., dari Ibnu Abbas ra yang berkisah : Kami bersama Rasulullah saw di rumah salah seorang sahabat Anshar, dimana saat itu kami di tengah-tengah jamaah. Lalu ada suara orang memanggil dari luar, “Wahai para penghuni rumah, apakah kalian mengizinkanku masuk, sementara kalian butuh kepadaku.”

Rasulullah bertanya kepada para jamaah,“Apakah kalian tahu, siapa yang memanggil dari luar itu?”

Mereka menjawab, “Tentu Allah dan Rasul-Nya lebih tahu.”

Lalu Rasulullah saw menjelaskan, “Ini adalah iblis terkutuk – semoga Allah senantiasa melaknatnya. ”

Kemudian Umar ra meminta izin kepada Rasulullah sembari berkata, “Ya Rasulullah, apakah engkau mengizinkanku unuk membunuhnya?”

Beliau menjawab, “Bersabarlah wahai Umar, apakah engkau tidak tahu bahwa ia termasuk mahluk yang tertunda kematiannya sampai batas waktu yang telah diketahui (hari Kiamat) ? Akan tetapi sekarang silahkan kalian membukakan pintu untuknya. Sebab ia

diperintah untuk datang ke sini, maka pahamilah apa yang ia ucapkan dan dengarkan apa yang akan ia ceritakan pada kalian.”

Ibnu Abbas berkata : Kemudian dibukakan pintu, lalu ia masuk di tengah-tengah kami. Ternyata ia berupa orang yang sudah tua bangka dan buta sebelah mata. Ia berjenggot sebanyak tujuh helai rambut yang panjangnya seperti rambut kuda. Kedua kelopak matanya terbelah ke atas (tidak kesamping). Sedangkan kepalanya seperti kepala gajah yang sangat besar, gigi taringnya memanjang seperti taring babi. Sementara kedua bibirnya seperti bibir kerbau. Ia datang sembari memberi salam,

“Assalamu’alaika ya Muhammad, Assalamu’alaikum ya jamaa’atal- muslimiin,’ kata iblis.

Nabi menjawab, “Assalamu lillah ya la’iin (keselamtan hanya milik Allah, wahai mahluk yang terkutuk). Saya mendengar engkau punya keperluan kepada kami. Apa keperluan tersebut wahai iblis ?”

“Wahai Muhammad, saya datang ke sini bukan karena kemauanku sendiri, tapi saya datang ke sini karena terpaksa,” tutur iblis.

“Apa yang membuatmu terpaksa harus datang ke sini wahai mehluk terkutuk ?” tanya Rasulullah.

Iblis menjawab, “Telah datang kepadaku seorang malaikat yang diutus Tuhan Maha Agung dimana utusan itu berkata, `Sesungguhnya Allah swt memerintahmu untuk datang kepada Muhammad saw, sementara engkau adalah mahluk yang rendah dan hina. Engkau harus

memberitahu kepadanya, bagaimana engkau menggoda dan merekayasa anak cucu Adam, bagaimana engkau membujuk dan merayu mereka.

Lalu engkau harus menjawab segala apa yang ditanyakan Muhammad dengan jujur. Maka demi Kebesaran dan Keagungan Allah, jika engkau menjawab dengan bohong, sekalipun hanya sekali, sunguh Allah akan akan menjadikan engkau debu yang bakal dihempaskan angin, dan musuh-musuhmu akan senang.’ Wahai Muhammad, maka sekarang saya datang untuk menjawab apa yang engkau tanyakan dengan jujur.”

Rasulullah mulai melempar pertanyaan kepada iblis, “Jika engkau bisa menjawab dengan jujur, maka coba seritakan kepadaku,siapa orang yang paling engkau benci ?”

Iblis menjawab dengan jujur, “Engkau, wahai Muhammad, adalah orang yang paling aku benci dan kemudian orang-orang yang mengikuti agamamu.”

“Lalu siapa lagi yang paling engkau benci ?” tanya Rasulullah.

“Seorang pemuda yang bertakwa dimana ia mencurahkan dirinya hanya kepada Allah swt,” jawab iblis.

“Siapa lagi ?’ tanya Rasulullah.

“Orang alim yang wara’ (menjaga diri dari syubhat) lagi sabar,” jawab iblis.

“Siapa lagi ?” tanya Rasulullah.

“Orang yang senantiasa melanggengkan kesucian dari tiga kotoran (hadats besar dan kecil serta najis),” tutur iblis.

“Siapa lagi ?” tanya Rasulullah.

“Orang fakir yang senantiasa bersabar, tidak pernah menuturkan kefakirannya kepada siapapun dan juga tidak pernah mengeluh penderitaan yang dialaminya,” jawab iblis.

“Lalu darimana engkau tahu kalau ia bersabar ?” tanya Rasulullah.

“Wahai Muhammad, bila ia masih dan pernah mengeluhkan penderitaannya kepada mahluk yang sama dengannya selama tiga hari, maka

Allah tidak akan mencatat perbuatannya dalam kelompok orang-orang yang sabar,” jelas iblis.

“Lalu siapa lagi wahai iblis ?” tanya Rasulullah.

“Orang kaya yang bersyukur”

“Lalu apa yang bisa memberi tahu kepadamu, bahwa ia bersyukur ?”

“Bila saya melihatnya ia mengambil kekayaannya dari apa saja yang dihalalkan dan kemudian disalurkan pada tempatnya,”

“Bagaimana kondisimu bila ummatku menjalankan shalat ?”

“Wahai Muhammad, saya langsung merasa gelisah dan gemetar”

“Mengapa wahai mahluk terkutuk ?”

“Sesungguhnya apabila seorang hamba bersujud kepada Allah sekali sujud, maka Allah akan mengangkat satu derajat kemuliaan.

Apabila mereka berpuasa, maka saya terikat sampai mereka berbuka kembali. Apabila mereka menunaikan manasik haji, maka saya jadi gila. Apabila membaca Al Qur`an, maka saya akan meleleh seperti timah yang dipanaskan. Apabila bersedekah maka seakan- akan orang yang bersedekah itu mengambil kampak lalu memotong saya menjadi dua”

“Mengapa demikian wahai Abu Murrah (julukan iblis) ?”

“Sebab dalam sedekah ada empat perkara yang perlu diperhatikan : dengan sedekah itu Allah akan menurunkan keberkahan dalam hartanya, menjadikan ia disenangi dikalangan mahluk-Nya, dengan sedekah itu pula Allah menjadikan suatu penghalang antara dia dengan neraka dan akan menghindarkan segala bentuk bencana dan penyakit”

“Lalu bagaimana pendapatmu tentang Abu Bakar ?”

“Ia sewaktu jahiliyyah saja tidak pernah taat kepadaku, apalagi sewaktu dalam Islam”

“Bagaimana dengan Umar bin Khaththab ?”

“Demi Allah, setiap kali saya bertemu dengannya, mesti akan lari darinya”

“Bagaimana dengan Utsman ?”

“Saya merasa malu terhadap orang yang para malaikat saja malu kepadanya”

“Lalu bagaimana dengan Ali bin Abi Thalib ?”

“Saya berharap pada Allah untuk tak akan pernah dipertemukan olehnya”

“Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan ummatku berbahagia dan mencelakakanmu sampai batas waktu yang telah ditentukan”

“Tidak dan tidak mungkin, dimana ummatmu bisa bahagia sementara saya senantiasa hidup dan tidak akan mati sampai batas waktu yang telah ditentukan. Lalu bagaimana engkau bisa berbahagia terhadap ummatmu, sementara saya bisa masuk kapan saja melalui aliran darah dan daging, sedangkan mereka tidak melihatku. Demi Tuhan, sungguh saya akan menyesatkan mereka seluruhnya, baik yang bodoh maupun yang alim, yang awam maupun yang bisa membaca Al Qur`an, yang nakal maupun yang rajin beribadah, kecuali hamba-hamba Allah yang mukhlis (murni)”

“Siapa menurut engkau hamba-hamba Allah yang mukhlis ?”

Iblis menjawab dengan panjang lebar, “Apakah engkau tidak tahu wahai Muhammad, bahwa orang yang masih suka harta dan suka dipuji maka ia belum murni karena Allah. Sesungguhnya seorang hamba selagi masih suka harta dan pujian, sementara hatinya selalu bergantung pada kesenangan dunia, maka ia lebih taat kepadaku. Apakah engkau tidak tahu wahai Muhammad, bahwa cinta harta itu termasuk dosa yang paling besar ? kemudian cinta kedudukan adalah dosa besar juga.

Saya mempunyai tujuh puluh ribu anak, sedangkan tiap anak dari jumlah itu memiliki tujuhpuluh ribu setan. Diantara mereka ada yang saya tugaskan untuk menggoda ulama, menggoda para pemuda, menggoda orang tua. Anak-anak muda bagi kami tidak masalah, sedangkan anak kecil lebih mudah kami permainkan sekehendak saya. Diantara mereka juga ada yang saya tugaskan untuk menggoda orang yang tekun beribadah, menggoda orang yang zuhud. Mereka keluar masuk dari kondisi yang berbeda, dari satu pintu ke pintu lainnya, sehingga mereka berhasil dengan menggunakan cara apapun. Saya ambil dari mereka nilai keikhlasan dalam hatinya, sehinga mereka beribadah tidak karena Allah, sementara mereka tidak merasakan itu.

Apakah engkau lupa wahai Muhammad kisah seorang rahib yang berbuat ikhlas selama tujuhpuluh tahun, sehingga dengan do’anya ia bisa menyembuhkan penyakit ? Akan tetapi saya tak pernah putus asa menggodanya sampai ia sempat berbuat zina dan membunuhnya dan akhirnya ia mati dalam keadaan kafir. Itu semua berkat saya Muhammad. Kebohongan itu berasal dari saya, saya adalah mahluk yang berbohong pertama kali. Orang yang berbohong adalah temanku. Barangsiapa yang bersumpah atas nama Allah dengan berbohong maka ia kekasihku. Menggunjing dan mengadu domba adalah buah santapan dan kesukaanku. Kesaksian dusta adalah penyejuk mataku.

Barangsiapa bersumpah dengan menceraikan istrinya (talak) maka hampir tidak akan bisa selamat, sekalipun hanya sekali. Andaikan itu benar, yang karenanya orang membiasakan lidahnya mengucapkan kata-kata tersebut, istrinya adalah haram baginya. Kemudian dari pasangan itu menghasilkan keturunan haram. Sehingga semuanya masuk neraka gara-gara satu ucapan.

Wahai Muhammad, sesungguhnya diantara ummatmu ada orang yang menunda-nunda shalatnya. Ketika ia hendak menjalankan shalat maka saya selalu berada padanya dan menganggunya, “masih ada waktu, teruskan engkau sibuk dengan urusan dan pekerjaan yang engkau lakukan.’ Sehingga ia menunda shalatnya, dan kemudian shalat diluar waktunya. Akibatnya ia akan memikul dosanya kelak. Kalau saya kalah, maka saya akan mengirim kepadanya salah seorang dari setan-setan manusia yang akan menyibukkannya. Kalau saya masih kalah juga, maka saya diamkan sampai ia melakukan shalat. Ketika dalam shalatnya saya berkata `meliriklah ke kanan dan ke kiri’, akhirnya ia melirik. Maka pada saat itu wajahnya saya usap dengan tangan saya.

Wahai Muhammad engkau tahu kalau seseorang banyak melirik dalam shalatnya akan menanggung dosanya. Kalau dalam shalat ia mampu mengalahkan saya, sementara ia shalat sendirian, maka saya akan buat ia tergesa-gesa. Ia seperti ayam yang sedang makan, begitu tergesa-gesa. Kalau dalam shalat berjamaah, ia akan saya buat mendahului imam karena kepalanya saya tarik. Jika saya masih kalah juga, maka saya perintahkan meremas jemarinya sehingga bersuara, sesungguhnya ia termasuk orang yang bertasbih kepadaku. Kalau ia masih mempan juga, maka saya tiup hidungnya sehingga dia menguap. Saat itulah anak-anak saya masuk, dan ia makin rakus akan dunia dan berbagai perangkapnya.

Bagaimana ummatmu bisa bahagia wahai Muhammad, sedangkan saya memerintahkan orang miskin untuk tidak shalat, dan saya berkata padanya `shalat hanya kewajiban orang yang diberi nikmat’. Kemudian untuk orang sakit, akan saya buat ia terlena dengan salah satu ayat Allah, “………..dan tidak apa-apa bagi seorang yang sakit” (An Nur:61)”, padahal tidak apa-apa disini menyangkut tata cara normalnya, bukan tidak apa-apa untuk meninggalkan shalat. Sehingga ia merasa aman ketika meninggalkan shalat, padahal jika ia mati saat itu juga, ia termasuk orang yang kafir dan Allah sunguh akan memurkainya.

Bagaimana engkau merasa bahagia atas ummatmu wahai Muhammad, sedangkan saya bisa memurtadkan seperenam ummatmu ?”

Kemudian Rasulullah meneruskan pertanyaan, “Wahai mahluk terkutuk, siapa teman dudukmu ?”

“Orang yang suka makan riba”

“Lalu siapa teman dekatmu ?”

“Orang yang berzina”

“Siapa teman tidurmu ?”

“Orang yang mabuk”

“Siapa tamumu ?”

“Pencuri”

“Siapa utusanmu ?”

“Dukun, tukang sihir”

“Apa yang menyenangkan pandangan matamu ?”

“Orang yang bersumpah dengan talak”

“Siapa kekasihmu ?”

“Orang yang meninggalkan shalat Jum`at”

“Wahai mahluk terkutuk, apa yang menyebabkan punggungmu patah ?”

“Suara ringkik kuda untuk berperang di jalan Allah”

“Apa yang menjadikan tubuhmu meleleh ?”

“Tobatnya orang yang bertobat”

“Apa yang membuat hatimu panas ?”

“Orang yang beristigfar kepada Allah, baik siang maupun malam”

“Apa yang membuatmu merasa malu dan hina ?”

“Sedekah secara rahasia”

“Apa yang menyebabkan matamu buta ?”

“Shalat sunnah sebelum subuh”

“Apa yang dapat membuat pecah kepalamu ?”

“Shalat berjamaah”

“Siapa orang yang bisa membahagiakanmu ?”

“Orang yang meninggalkan shalat”

“Siapa orang yang celaka menurut engkau ?”

“Orang yang dermawan atas nama Allah”

“Apa yang menyita pekerjaanmu ?”

“Majelis Ta`lim”

“Bagaimana engkau makan ?”

“Dengan tangan kiri dan jemariku”

“Dimana engkau berteduh ketika panas ?”

“Di bawah kuku manusia”

“Berapa kebutuhan yang pernah engkau minta kepada Allah ?”

“Sepuluh macam”

“Apa saja itu wahai mahluk terkutuk ?”

“Saya meminta agar saya bisa berserikat dengan anak cucu Adam dalam harta dan kekayaan dan anak-anak mereka. Akhirnya Allah mengizinkanku berserikat dalam kelompok mereka. “Dan berserikatlah dengan mereka pada harta dan anak-anak dan berilah janji mereka. Dan tidak ada yang dijanjikan kepada mereka melainkan tipuan belaka” (Al Isra’ : 64).

Setiap harta yang tidak dikeluarkan zakatnya, maka saya akan ikut memakannya. Saya juga ikut memakan makanan yang bercampur riba dan haram serta segala macam harta yang tidak dimohonkan perlindungan kepada Allah dari saya yang terkutuk. Setiap orang yang tidak memohon perlindungan kepada Allah dari setan ketika bersetubuh dengan istrinya, maka saya akan ikut bersetubuh.

Akhirnya melahirkan anak yang mendengarkan dan taat kepada saya. Begitu pula orang yang naik kendaraan dengan maksud mencari penghasilan yang tidak dihalalkan, maka saya adalah temannya. “Dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda dan pasukanmu yang berjalan kaki” (Al Isra’ : 64)

Saya mohon kepada-Nya agar saya punya rumah, maka kamar mandi adalah rumahku. Saya mohon agar saya punya mesjid, akhirnya pasar adalah mesjidku. Saya mohon agar saya punya Al Qur`an, maka syair adalah Qur`anku. Saya mohon agar saya punya adzan, maka terompet adalah adzanku. Saya mohon agar punya tempat tidur, maka orang mabuk adalah tempat tidurku. Saya mohon agar diberi teman-teman dekat, maka orang yang menginfakkan hartanya untuk kemaksiatan adalah teman dekatku. “Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara setan dan setan itu adalah yang sangat ingkar kepada Tuhannya” (Al Isra’ : 27).

Rasulullah saw berkata kepada iblis, “Andaikan tidak setiap apa yang engkau ucapkan itu didukung oleh ayat-ayat dari kitab Allah tentu aku tidak akan membenarkanmu”

Lalu Iblis berkata lagi, “Wahai Muhammad, saya memohon agar saya bias melihat anak cucu Adam tetapi mereka tidak melihatku. Kemudian Allah menjadikanku bisa mengalir melalui aliran darah mereka. Diriku bias berjalan sesuai kehendakku kemana saja dengan cara apapun. Sesungguhnya orang yang mengikutiku lebih banyak dari orang yang mengikutimu.

Saya memiliki anak bernama Atamah (semoga Allah melaknatnya) . Ia akan kencing di mata ummatmu sehingga mereka tertidur dan akhirnya meninggalkan shalat Isya’. Andaikan tidak karenanya tentu manusia tidak akan tidur lebih dahulu sebelum shalat Isya’. Saya juga punya anak bernama Mutaqadhi (semoga Allah mengutuknya) , tugasnya membangkitkan keinginan umatmu untuk memamerkan harta dan kelebihannya, sehingga Allah akan memabatalkan 99 dari 100 pahala. Kemudian anak saya yang lain Kuhyal (semoga Allah mencelakakannya) dimana ia bertugas mengusapi celak mata ummatmu ketika berada di majlis Ta’lim dan ketika shalat Jum’at, sehingga dia tertidur dan tidak mendengarkan khathib sehingga hilanglah pahalanya.

Setiap kali ada perempuan yang keluar rumah, sesungguhnya ada ribuan pasukanku yang mengikutinya. Mereka ada yang duduk dipinggulnya, di buah dadanya, di bibirnya, di kukunya, dan dilain tempat yang membuat perempuan itu menarik secara dunia. Sehingga dia menabur maksiat yang siap diantap oleh para pemuda. Lain halnya dengan ummatmu yang berjilbab, tentu saya menggodanya tidak lewat cara itu, karena tubuhnya tertutup sangat sulit buat saya kalau masih menerapkan cara itu.

Wahai Muhammad, sebenarnya saya tidak bisa menyesatkan sedikitpun. Akan tetapi saya hanya bisa menganggu dan menghiasi, mengotori pikirannya dan menjanjikan janji-janji palsu.Seandainya saya memiliki kemampuan untuk menyesatkan, tentu saya tak akan membiarkan segelintir manusia di muka bumi ini masih sempat mengucapkan syahadat. Tidak ada lagi orang yang shalat dan puasa.

Sebagaimana engkau wahai Muhammad, tidak berhak memberikan hidayah sedikitpun kepada siapapun. Akan tetapi tugasmu sama dengan tugasku yaitu mengajak. Engkau adalah utusan dan penyampai amanat dari Allah. Andaikan engkau mempunyai kemampuan untuk memberi hidayah, tentu engkau tidak akan membiarkan segelintir kafir pun di muka bumi ini. Engkau hanyalah sebagaimana argumentasi (hujjah) Allah terhadap mahluk-Nya. Sementara saya hanyalah menjadi sebab celakanya orang.”

Lantas Rasulullah berkata kepada iblis, “wahai Abu Murrah (iblis), apakah engkau masih ingin bertobat dan kembali kepada Allah, sementara saya akan menjaminmu masuk surga.”

Iblis menjawab, “Wahai Rasulullah, ketentuan adanya aku adalah untuk mempertegas adanya engkau, begitu juga sebaliknya. Itulah hukum yang ditetapkan Allah dan aku menikmatinya. Ketentuan telah memutuskan dan qalam pun telah kering dengan apa yang terjadi seperti ini hingga hari kiamat nanti. Maka Maha Suci Allah yang telah menjadikan engkau sebagai tuan para Nabi dan khathib para penduduk surga. Sementara diriku dijadikan tuan orang-orang yang celaka dan khathib para penduduk neraka. Saya adalah mahluk celaka dan terusir. Ini adalah akhir dari apa yang saya beritahukan kepada engkau, dan saya mengatakan sejujurnya.”(V3/DZ)

M Dzoelay Ruslan

Read More -->> - Percakapan Rasulullah SAW. dengan Iblis

#gerbong

Assalamu'alaikum Wr. Wb.


Kaifa haluk, ya ukhti? semoga keadaan ukhti saat ini sehat wal afiat. Bermain di dunia maya memang tidak ada habisnya. Dunia maya telah membuat kita dapat melihat dunia ini, dari sisi manapun. Banyak yang menggunakan dunia maya ini sebagai sumber pencaharian maupun untuk referensi belajar. Namun ada pula yang hanya ingin bersenang-senang di dunia maya, hanya sekedar main-main. Berawal dari main-mainlah, kita dapat terjeremus ke dalam lubang neraka. Maka dari itu, janganlah kita bermain-main di kehidupan ini. Karna, suatu saat nanti apa yang kita perbuat, akan dipertanggungjawabkan. 



Seperti kisah yang akan saya ceritakan (sebenarnya bukan saya, tapi lebih tepatnya Ust. Yusuf Mansur, melalui saya di blog ini. hhe). Waktu itu, Pak Ustadz ingin memberikan KulTwit untuk para follower nya. Berikut kisahnya, silahkan disimak.↖(^▽^)↗

Gimana kultwitnya? bagus kan. Semoga kita senantiasa di beri petunjuk dan hidayah oleh Alloh SWT, dan semoga juga kita selalu berada di mata rantai kebaikan. Aamiin...


Wassalam.

#bila gambar nya terlalu kecil, bisa di save gambar kultwitnya ヾ(●⌒∇⌒●)ノ
Read More -->> - #gerbong

Mempercantik Desain Button dengan Komponen Jeweled Button

Tentunya, apabila kita ingin membuat aplikasi yang menarik adalah dengan mempercantik tampilan aplikasi kita. Inilah salah satu cara mempercantik tampilan button pada aplikasi kita menggunakan Visual Basic 6.0. Dengan menggunakna komponen “Veign – Jeweled Command Button v2.2 ”.
  • Klik kanan pada daerah toolbox yang berada di sebelah kiri. Pilih Components.
  • Kemudian muncul kotak dialog components. Pilih Veign – Jeweled Command Button v2.2, seperti gambar di bawah ini.
  • Komponen jeweled button telah di tambahkan pada kotak toolbox. Kemudian double click pada icon jeweled button, seperti gambar di bawah ini. 
  • Kemudian ganti caption nya sesuai kebutuhan, pada kotak properties yang berada di sebelah kanan tengah jendela aplikasi. 
 
  • Kemudian, tambahkan gambar untuk mempercantik button. Seperti gambar dibawah ini.
  • Jadilah tampilan button seperti ini. 
 
 
Kita juga bisa mengatur posisi gambar pada button dan juga ukuran gambar pada button tersebut, pada kotak properties. Seperti gambar dibawah ini.
 
mengatur besarnya gambar pada button
mengatur posisi gambar pada button

Semoga bermanfaat ^^
~SELAMAT MENCOBA~
Read More -->> - Mempercantik Desain Button dengan Komponen Jeweled Button

Fakta di Kalangan Para Muslimah

Kamu akan mengikuti perilaku orang-orang sebelum kamu sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta, sehingga kalau mereka masuk ke lubang biawak pun kamu ikut memasukinya. Para sahabat lantas bertanya, “Siapa “mereka” yang baginda maksudkan itu, ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “Orang-orang Yahudi dan Nasrani”. (HR. Bukhari)
Hadits di atas sangat cocok menggambarkan keadaan umat muslim di dunia, terutama di indonesia. Banyak para muslim dan muslimah yang mengikuti gaya hidup orang-orang Yahudi dan Nasrani. Padahal gaya hidup mereka bertentangan dengan syari’at islam. Baik itu perilaku, cara berpakaian, bahkan cara erfikir mereka.

Wanita dan Apa yang dipakainya

Tentunya kita tahu bahwa kita berada di akhir jaman. Di mana dunia telah banyak mengalami kebobrokan akhlak. Dimata kita, sudah tak asing lagi dengan trend busana masa kini yang sangat mengirit bahan, sehingga pemakainya dengan senang hati merelakan kulitnya terbakar sinar matahari langsung.


Lagi – lagi, wanita. Pastinya di jaman sekarang ini mata kita telah terbiasa melihat para wanita yang memakai pakaian terbuka seperti itu. Berpakaian tapi telanjang. Ya, mereka berpakaian. Tapi sejatinya pakaian itu berfungsi untuk melindungi kulit dari sinar matahari dan debu-debu.

Wanita..wanita adalah salah satu sumber keindahan. tapi mengapa banyak wanita yang memamerkan keindahannya itu? Para wanita rela memperlihatkan keindahan tubuh mereka hanya untuk mengikuti fashion.

Sedih sekali rasanya melihat hal ini. Terutama saya sebagai seorang wanita. Melihat saudara-saudara saya – terutama yang seiman – berlomba-lomba memamerkan aurat mereka. Padahal Rasulullah Saw. pernah bersabda :

“Dua orang dari penghuni neraka yang belum aku pernah melihatnya, seorang kaum yang memegang cambuk seperti ekor sapi dengannya mereka memukuli manusia dan kaum wanita yang berpakaian tetapi telanjang, berjalan berlenggok-lenggok, kepala mereka laksana punuk onta miring yang tidak akan masuk surga dan tidak akan mendapat baunya. Dan sesungguhnya aromanya bisa didapat dari jarak sekian sampai sekian.” (HR Muslim)

Banyak para muslimah yang mengikuti gaya berpakaian orang-orang Yahudi dan Nasrani. Padahal di wajibkan atas para kaum muslimin dan muslimah menutup aurat. Para wanita -khususnya para muslimah- seharusnya menyadari, bahwa menutup aurat bukan hanya melaksanakan perintah agama, namun lebih kepada keamanan dirinya sendiri. Tak heran, di jaman sekarang ini, banyak terjadi pelecehan seksual. Bagaimana tidak?? Wanita itu sendiri yang mengundangnya. Dengan cara berpakaian terbuka, yang menurut dia mengikuti arus fashion.

Mengikuti Gaya Artis Ibu Kota

Orang-orang yang terkenal memang seringkali menjadi pusat perhatian masyarakat banyak. Baik dalam gaya berpakaian, gaya hidup, bahkan gaya bicara dan tingkah lakunya. Banyak remaja saat ini yang mengikuti mereka, baik artis, selebritis, pejabat, penyanyi, bintang iklan, bahkan presiden sekalipun.

Tapi, apakah yang mereka pakai, yang mereka lakukan, dan apa yang mereka ucapkan pantas untuk kita tiru? Berkacalah pada diri kita sendiri. Who Am I ?..
Rasulullah Saw. bersabda :
Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka ia merupakan bagian dari kaum tersebut (Hadits dari Ibnu ‘Umar)

Pakaian Yang Sepantasnya di Pakai oleh Kaum Muslimah


Wanita yang telah berjilbab juga kadang tak luput dari salah berpakaian. Banyak wanita yang berjilbab, namun pakaiannya membentuk lekuk tubuh. Ada juga yang jilbabnya tidak menutupi bagian dadanya. Dan ada juga yang memakai pakaian yang menggantung. Perhatikan gambar di bawah ini.


 Allah SWT. berfirman :
"Wahai Nabi, suruhlah isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu, dan perempuan-perempuan yang beriman, supaya melabuhkan pakaiannya bagi menutup seluruh tubuhnya (semasa mereka keluar), cara demikian lebih sesuai untuk mereka dikenal (sebagai perempuan baik-baik) maka dengan itu mereka tidak di ganggu. Dan (ingatlah) Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Mengasihani" (QS. Al-Ahzab : 59)

Pakaian Yang Wajib Dipakai Oleh Kaum Muslimah

Syarat pertama: pakaian wanita harus menutupi seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan. Ingat, selain kedua anggota tubuh ini wajib ditutupi termasuk juga telapak kaki.



Syarat kedua: bukan pakaian untuk berhias seperti yang banyak dihiasi dengan gambar bunga apalagi yang warna-warni, atau disertai gambar makhluk bernyawa, apalagi gambarnya lambang partai politik! Yang terkahir ini bahkan bisa menimbulkan perpecahan di antara kaum muslimin.
Allah Ta’ala berfirman,

وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى
“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu ber-tabarruj seperti orang-orang jahiliyyah pertama.” (QS. Al Ahzab : 33).

Tabarruj adalah perilaku wanita yang menampakkan perhiasan dan kecantikannya serta segala sesuatu yang mestinya ditutup karena hal itu dapat menggoda kaum lelaki.

Ingatlah, bahwa maksud perintah untuk mengenakan jilbab adalah perintah untuk menutupi perhiasan wanita. Dengan demikian, tidak masuk akal bila jilbab yang berfungsi untuk menutup perhiasan wanita malah menjadi pakaian untuk berhias sebagaimana yang sering kita temukan.

Syarat ketiga: pakaian tersebut tidak tipis dan tidak tembus pandang yang dapat menampakkan bentuk lekuk tubuh. Pakaian muslimah juga harus longgar dan tidak ketat sehingga tidak menggambarkan bentuk lekuk tubuh.

Dalam sebuah hadits shohih, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat, yaitu : Suatu kaum yang memiliki cambuk, seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan para wanita berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring, wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan ini dan ini.” (HR.Muslim)

Ibnu ‘Abdil Barr rahimahullah mengatakan, “Makna kasiyatun ‘ariyatun adalah para wanita yang memakai pakaian yang tipis sehingga dapat menggambarkan bentuk tubuhnya, pakaian tersebut belum menutupi (anggota tubuh yang wajib ditutupi dengan sempurna). Mereka memang berpakaian, namun pada hakikatnya mereka telanjang.” (Jilbab Al Mar’ah Al Muslimah, 125-126)

Cermatilah, dari sini kita bisa menilai apakah jilbab gaul yang tipis dan ketat yang banyak dikenakan para mahasiswi maupun ibu-ibu di sekitar kita dan bahkan para artis itu sesuai syari’at atau tidak.

Syarat keempat: tidak diberi wewangian atau parfum.
Dari Abu Musa Al Asy’ary bahwanya ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أَيُّمَا امْرَأَةٍ اسْتَعْطَرَتْ فَمَرَّتْ عَلَى قَوْمٍ لِيَجِدُوا مِنْ رِيحِهَا فَهِيَ زَانِيَةٌ
“Perempuan mana saja yang memakai wewangian, lalu melewati kaum pria agar mereka mendapatkan baunya, maka ia adalah wanita pezina.” (HR. An Nasa’i, Abu Daud, Tirmidzi dan Ahmad. Syaikh Al Albani dalam Shohihul Jami’ no. 323 mengatakan bahwa hadits ini shohih). Lihatlah ancaman yang keras ini!

Syarat kelima: tidak boleh menyerupai pakaian pria atau pakaian non muslim.
Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu berkata, “Rasulullah melaknat kaum pria yang menyerupai kaum wanita dan kaum wanita yang menyerupai kaum pria.” (HR. Bukhari no. 6834)

Sungguh meremukkan hati kita, bagaimana kaum wanita masa kini berbondong-bondong merampas sekian banyak jenis pakaian pria. Hampir tidak ada jenis pakaian pria satu pun kecuali wanita bebas-bebas saja memakainya, sehingga terkadang seseorang tak mampu membedakan lagi, mana yang pria dan wanita dikarenakan mengenakan celana panjang.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

”Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka” (HR. Ahmad dan Abu Dawud. Syaikhul Islam dalam Iqtidho’ mengatakan bahwa sanad hadits ini jayid/bagus)

Syarat keenam: bukan pakaian untuk mencari ketenaran atau popularitas (baca: pakaian syuhroh).
Dari Abdullah bin ‘Umar, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ لَبِسَ ثَوْبَ شُهْرَةٍ فِى الدُّنْيَا أَلْبَسَهُ اللَّهُ ثَوْبَ مَذَلَّةٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ثُمَّ أَلْهَبَ فِيهِ نَارًا
“Barangsiapa mengenakan pakaian syuhroh di dunia, niscaya Allah akan mengenakan pakaian kehinaan padanya pada hari kiamat, kemudian membakarnya dengan api neraka.” (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah. Syaikh Al Albani mengatakan hadits ini hasan)

Pakaian syuhroh di sini bisa bentuknya adalah pakaian yang paling mewah atau pakaian yang paling kere atau kumuh sehingga terlihat sebagai orang yang zuhud. Kadang pula maksud pakaian syuhroh adalah pakaian yang berbeda dengan pakaian yang biasa dipakai di negeri tersebut dan tidak digunakan di zaman itu. Semua pakaian syuhroh seperti ini terlarang.

Syarat ketujuh: pakaian tersebut terbebas dari salib.
Dari Diqroh Ummu Abdirrahman bin Udzainah, dia berkata,
“Dulu kami pernah berthowaf di Ka’bah bersama Ummul Mukminin (Aisyah), lalu beliau melihat wanita yang mengenakan burdah yang terdapat salib. Ummul Mukminin lantas mengatakan, “Lepaskanlah salib tersebut. Lepaskanlah salib tersebut. Sungguh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melihat semacam itu, beliau menghilangkannya.” (HR. Ahmad. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini hasan)

Ibnu Muflih dalam Al Adabusy Syar’iyyah mengatakan, “Salib di pakaian dan lainnya adalah sesuatu yang terlarang. Ibnu Hamdan memaksudkan bahwa hukumnya haram.” Syarat kedelapan: pakaian tersebut tidak terdapat gambar makhluk bernyawa (manusia dan hewan).
Gambar makhluk juga termasuk perhiasan. Jadi, hal ini sudah termasuk dalam larangan bertabaruj sebagaimana yang disebutkan dalam syarat kedua di atas. Ada pula dalil lain yang mendukung hal ini.

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memasuki rumahku, lalu di sana ada kain yang tertutup gambar (makhluk bernyawa yang memiliki ruh, pen). Tatkala Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melihatnya, beliau langsung merubah warnanya dan menyobeknya. Setelah itu beliau bersabda,

إِنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَذَابًا يَوْمَ القِيَامَةِ الذِّيْنَ يُشَبِّهُوْنَ ِبخَلْقِ اللهِ

”Sesungguhnya manusia yang paling keras siksaannya pada hari kiamat adalah yang menyerupakan ciptaan Allah.” (Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah dan ini adalah lafazhnya. Hadits ini juga diriwayatkan oleh Bukhari, Muslim, An Nasa’i dan Ahmad)

Syarat kesembilan:
pakaian tersebut berasal dari bahan yang suci dan halal.
Syarat kesepuluh: pakaian tersebut bukan pakaian kesombongan.
Syarat kesebelas: pakaian tersebut bukan pakaian pemborosan .
Syarat keduabelas: bukan pakaian yang mencocoki pakaian ahlu bid’ah. Seperti mengharuskan memakai pakaian hitam ketika mendapat musibah sebagaimana yang dilakukan oleh Syi’ah Rofidhoh pada wanita mereka ketika berada di bulan Muharram. Syaikh Ibnu Utsaimin mengatakan bahwa pengharusan seperti ini adalah syi’ar batil yang tidak ada landasannya. 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS. At Tahrim: 6)
beberapa di kutip dari :
pupymendol.wordpress.com
Al-Hadits
Read More -->> - Fakta di Kalangan Para Muslimah

Musuh Terbesar Yahudi adalah Islam


Vladimir Putin

Kaum fundamentalis Islam merupakan satu-satunya bahaya yang mengancam negara-negara maju. Mereka mengancam tatanan keamanan dan stabilitas politik dan mereka sangat berpengaruh.” Vladimir Putin dalam konferensi negara-negara persemakmuran.


Kita tahu, kaum yang di beri kelebihan dalam berfikir dan berpengetahuan adalah kaum Yahudi. Mereka mendominasi dalam bidang pengetahuan dan perkembangan teknologi, serta sebagian dari mereka menjabat sebagai pemimpin atau menduduki jabatan-jabatan kenegaraan. Bahkan sekarang kaum Yahudi telah menjadi penguasa dunia. Dengan begitu, penduduk dunia dapat mudah tunduk di bawah ketiak kaum Yahudi.


Kenapa bisa begitu?

Saya akan coba menjelaskan sedikit. Kita sering beranggapan bahwa populasi kaum Yahudi itu sedikit. Namun nyatanya, banyak organisasi-organisasi –yang rahasia maupun yang terbuka—yang ternyata dibentuk oleh kaum Yahudi dan khusus beranggotakan kaum Yahudi itu sendiri. Contoh Freemasonry, Illiminati, Club of Rome, Bohemian Grove, dan lain sebagainya. Organisasi-organisasi tersebut ternyata memiliki tujuan dan maksud yang sama, yaitu menjadikan dunia satu kesatuan dalam pemerintahan yang satu, bahasa yang satu, agama yang satu, mata uang yang satu. Misi ini sering di sebut juga ‘Novus Ordo Seclorum’ atau ‘Tatanan Dunia Baru’. Kalimat ini sering kita jumpai di uang satu dollar Amerika dan tak lupa dengan piramida yang di puncaknya terdapat si mata satu atau sering di sebut dengan ‘All Seeing Eye’. Saya tidak akan menjelaskan lebih jauh tentang hal itu.

Kita tahu apa misi mereka selama ini, yaitu menguasai dunia dengan cara depopulasi umat manusia. Kenapa? Karena dengan jumlah penduduk dunia yang relatif sedikit akan memudahkan mereka untuk mengontrol dunia. Dengan cara apa saja depopulasi umat manusia dapat di laksanakan? Pertama, dengan senjata biologis, yaitu dengan menciptakan suatu virus dan di sebarkan ke masyarakat. Dapat dengan cara menyuntikan virus tersebut pada hewan, mengorbankan seseorang untuk menyebarkan virus tersebut dengan cara menyuntikan virus baru kepada orang tersebut, atau chemtrail, yaitu menyebarkan virus dengan cara seperti menyemprotkan air dari udara untuk memadamkan kebakan hutan dengan helikopter.

Virus-virus tersebut telah terkenal di masyarakat dan telah menjadi mimpi buruk bagi masyarakat luas. Seperti Flu Burung –H5N1-- , Flu Babi –H1N1--, HIV/AIDS, dan lain sebagainya. Virus-virus tersebut sengaja diciptakan untuk menekan sekecil mungkin populasi umat manusia dan untuk melenyapkan suatu kaum.



Kedua, dengan cara peperangan dan upaya genosida. Kita tahu penduduk Palestina sekarang sedang menghadapi tentara-tentara Israel dan para Zionis. Banyak penduduk Palestina –terutama anak-anak-- yang di bunuh secara sadis, padahal mereka tidak bersalah. Peperangan terjadi dimana-mana. Siapakah dalang di baliknya? Kaum Yahudi, sering juga disebut Zionis. Mereka sering kali menyalakan api pada setiap permasalahan sehingga mendorong terjadinya peperangan. Namun untuk hal itu Saya tidak akan menjelaskan lebih lanjut, kawan-kawan pembaca saja yang mencari tahu.



Ketiga, dengan cara menjalankan Program Dua Anak atau ‘Keluarga Berencana’ di Indonesia atau Program Satu Anak di China.

Setelah itu, kenapa ummat Islam menjadi musuh terbesar kaum Yahudi? Jawabannnya, kita tahu bahwa rencana kaum Yahudi adalah menekan sekecil mungkin populasi di dunia. Namun ternyata banyak populasi di negara-negara Eropa dan Amerika yang meningkat diakibatkan oleh banyaknya angka kelahiran dari keluarga muslim. Menurut data Muslim Population yang di catat oleh About.com pada tahun 2009, di Indonesia terdapat 203 juta penduduk beragama Islam, di Pakistan 174 juta jiwa, India 161 juta jiwa, Bangladesh 145 juta jiwa, Mesir 79 juta jiwa, Nigeria 78 juta jiwa, Turki 74 juta jiwa, Ethiopia 28 juta jiwa. Jumlah keseluruhannya adalah 942  juta jiwa, bila di tambahkan dengan jumlah populasi muslim di Brazil, Thailand, Kolombia, Meksiko dan Philipina maka hasilnya bisa mencapai satu miliar orang, ini sekitar 70% dari total penduduk muslim di seluruh dunia –Novel Novus Ordo Seclorum, Hal. 380

Renungkanlah sebentar, sesungguhnya rencana mereka itu lebih merujuk kepada Konspirasi Agama, dimana sasaran depopulasi ummat manusia disini bukanlah ummat Kristiani.

Indonesia adalah negara yang memiliki populasi ummat Islam terbanyak di dunia selain negara-negara Islam. Namun Indonesia bukanlah sebuah negara Islam meskipun jumlah penduduknya kebanyakan adalah penganut Islam. Di Indonesia sendiri memiliki banyak anak-anak yang berwawasan luas dan memiliki prestasi yang luar biasa. Ini menjadikan bukti bahwa Islam segera bangkit dan akan menjadi musuh yang sangat menghawatirkan bagi kaum Yahudi. Selain Indonesia, ada pula negara-negara lain yang di dalamnya banyak terdapat anak-anak muslim yang berwawasan luas, berprestasi dan memiliki kemampuan yang luar biasa.

Sekarang, tinggal kita sebagai ummat Islam yang harusnya bersatu padu dan menunjukkan pada dunia bahwa kita bukanlah kaum yang lemah dan tidak berdaya. Dan percayalah bahwa hanya Allah SWT. yang dapat menyelamatkan kita. Jangan berhenti berdo’a, Kawan.

Referensi: Novel Novus Ordo Seclorum –Zaynur Ridwan--, Internet

Read More -->> - Musuh Terbesar Yahudi adalah Islam

Berita Penting Untuk Ummat Islam di Seluruh Dunia


Surat Ini Datangnya dari Syeckh Achmad di Saudi Arabia.


AKU BERSUMPAH DENGAN NAMA ALLAH SWT DAN NABI MUHAMMAD SAW, WASIAT UNTUK SELURUH UMMAT ISLAM

Dari Syeckh Achmad Seorang Penjaga Makam Rasulullah di Madinah yaitu Masjid Nabawi Saudi Arabia.

SYECKH ACHMAD :

Pada malam tatkala hamba membaca Al Quran di makam Rasulullah, dan hamba sampai tertidur, lalu hamba bermimpi. Didalam mimpi hamba bertemu dengan Rasulullah SAW, dan beliau berkata, didalam 60.000 orang yang meninggal dunia, diantara bilangan itu tidak ada seorangpun yang mati beriman, dikarenakan:

1. Seorang istri tidak lagi mendengar kata-kata suaminya.

2. Orang yang kaya yang mampu, tidak lagi melambangkan atau menimbangkan rasa belas kasih kepada orang-orang miskin.

3. Sudah banyak yang tidak berzakat, tidak berpuasa, tidak sholat dan tidak menunaikan ibadah haji, padahal mereka-mereka ini mampu melaksanakan.

Oleh sebab itu wahai Syechk Achmad engkau beritahukan kepada semua ummat manusia di dunia supaya berbuat kebajikan dan menyembah kepada Allah SWT.

Demikian pesan Rasulullah kepada hamba, Maka berdasarkan pesan Rasulullah tersebut dan oleh karenanya hamba berpesan kepada segenap ummat Islam di dunia :

  1. BerShalawatlah kepada Nabi Besar kita Muhammad SAW
  2. Janganlah bermalas-malasan untuk mengerjakan sholat 5 (lima) waktu.
  3. BerShadaqoh dan berzakatlah dengan segera, santuni anak-anak yatim piatu.
  4. Berpuasalah di bulan ramadhan serta kalau mampu, tunaikan segera ibadah haji.

Perhatian: Bagi siapa saja yang membaca surat ini hendaklah menyalin/mengcopynya untuk disampaikan kepada orang-orang lain yang beriman kepada hari penghabisan/kiamat.

Hari kiamat akan segera tiba dan batu bintang akan terbit, Al-Quran akan hilang dan matahari akan dekat diatas kepala, saat itulah manusia akan panik. Itulah akibat dari kelakuan mereka yang selalu menuruti hawa nafsu dalam jiwa

PENJAGA MAKAM RASULULLAH S.A.W. SYECKH ACHMAD DI MADINAH
Read More -->> - Berita Penting Untuk Ummat Islam di Seluruh Dunia

Novus Ordo Seclorum


ISBN : 978-979-19163-4-9
Penulis : Zaynur Ridwan 
Tahun Terbit : Maret 2010
Halaman : 384 Halaman
Cetakan : 1
Jenis Cover : Soft Cover
Ukuran : 13,5 x 20,5 cm
Kategori : Novel / Fiksi Islami
Sinopsis :












Dalam waktu yang hampir bersamaan, seorang peneliti WHO di Meksiko, seorang pengusaha di Inggris, dan seorang senator di Amerika ditemukan tewas meninggalkan pesan anagram yang sama, serta petunjuk dari simbol bahasa purba yang disebutCodex Magica.
Dengan menggunakan pengetahuan recode anagram, seorang pemuda Indonesia bernama Bumi dan sahabatnya, Marie, berusaha membongkar konspirasi sejumlah elit tokoh politik yang tergabung dalam persekutuan pemuja berhala, Bohemian Grove, yang anggotanya terdiri dari para presiden dan mantan presiden, pengusaha kelas atas, serta keturunan bangsawan di Eropa dan Amerika. Kelompok ini bersama jejaring Illuminati, Freemason, dan Club of Rome, berusaha melapangkan sebuah rencana depopulasi umat manusia dengan persiapan yang sangat matang melalui konspirasi kesehatan, politik, ekonomi, dan teknologi militer.
Petunjuk penting dari anagram tersebut membawa Bumi dan Marie ke sebuah tempat yang sangat rahasia di Washington yang ternyata menjadi pusat terbentuknya program-program depopulasi umat manusia yang akan dimulai dalam waktu yang sangat dekat dari sekarang.
Read More -->> - Novus Ordo Seclorum

Rahasia Di Balik Jaket Bos Facebook Terungkap! Benarkah Mark Zuckerberg Pemuja Setan?


Jaket Hoodi Mark Zuckerberg
Mark Zuckerberg selaku pendiri sekaligus bos daripada situs jejaring sosial terkenal saat ini, Facebook, gemar memakai jaket bertudung atau yang sering disebut Hoodie. Hanya sekedar suka atau ada makna lain di balik jaketnya? Ternyata memang bukan sembarang jaket.
Pada saat Konfrensi D8 diadakan di California, Mark Zuckerberg, yang diwawancarai oleh Kara Swisher dan Walt Mossberg, dengan terpaksa menyingkap sedikit rahasia Hoodie miliknya. Saat itu ia sedang dicecar tentang kehidupan pribadinya, dan keringat yang mengucur, memaksanya untuk membuka jaketnya.
Jaket tersebut langsung menarik perhatian Kara Swisher, karena dibagian dalam Hoodie Mark terdapat logo atau symbol simbol bergambar lingkaran beserta anak panah yang menuju ke enam penjuru arah mata angin. Di titik pusat keenam anak panah itu, terbentuk lambang bintang daud. “Apa ini, apakah kamu ikut semacam pemujaan setan,” kata Kara Swisher sambil melihat jaket milik Zuckerberg, dikutip dari situs SFWeekly.
Kara Swisher juga menambahkan bahwa gambar di jaket itu mengingatkannya pada simbol illuminati. Sementara Gawker.com menambahkan bahwa simbol itu juga mempresentasikan wajah iblis Beelzebub pada mitologi Yahudi.
Zuckerberg sendiri sudah banyak diketahui sebagai anak keturunan dari pasangan keluarga Yahudi-Amerika, Edward dan Karen Zuckerberg.
Saat kuliah di Di Harvard, pria yang kini berusia 26 tahun itu, juga bergabung dengan Alpha Epsilon Pi, sebuah organisasi persaudaraan Yahudi. Namun, menurut sumber SF Weekly, belum ada bukti-bukti yang cukup kuat bahwa terdapat ritual-ritual rahasia semacam yang dilakukan oleh kelompok illuminati, di Facebook.
Read More -->> - Rahasia Di Balik Jaket Bos Facebook Terungkap! Benarkah Mark Zuckerberg Pemuja Setan?